Beberapa Tips untuk Menumbuhkan Kebiasaan Memasak di Rumah

Dapur Memasak Minimalis

Anda tentu tidak ingin bersahabat dengan junk food dan makanan instan lainnya. Tidak peduli betapa nikmatnya makanan cepat saji, nilai nutrisi makanan yang Anda masak sendiri di rumah sudah pasti tidak ada bandingannya. Makanan cepat saji biasanya sarat akan bahan pengawet, dan makanan dari restoran pun umumnya menggunakan terlalu banyak garam dan lemak dari yang biasa Anda gunakan di rumah.

Sangat mudah untuk menjawab mengapa Anda harus lebih sering memasak di rumah. Dan kemungkinan jika Anda sampai di artikel ini, Anda telah menyadari betapa pentingnya mempersiapkan masakan sendiri di rumah. Kemudian pertanyaan lain yang muncul adalah, “Bagaimana saya memulai memasak?”

Dapur Memasak Minimalis

Berikut jawabannya untuk Anda.

  1. Cari tahu dan atasi alasan mengapa Anda tidak memasak sebelumnya

Seperti layaknya kebiasaan-kebiasaan lainnya, urusan ingin memasak sebenarnya dimulai dengan sedikit berkaca pada diri sendiri. Kebanyakan orang mungkin beralasan bahwa mereka tidak punya banyak waktu, atau mereka tidak tahu cara memasak yang benar.

Sebelum Anda mulai memasak, Anda harus terlebih dahulu tahu apa yang akan Anda masak. Dan kemudian Anda harus membeli bahan yang dibutuhkan. Beberapa orang merasa kedua langkah tersebut merupakan hal yang merepotkan sehingga banyak yang tidak melakukannya. Untuk orang-orang yang baru pertama memasak, kebanyakan hanya melongok ke dalam kulkas, dan melihat apa saja yang ada di dalamnya. Dan ketika bahan-bahan kurang mencukupi, alhasil mereka mengurungkan niat mereka untuk memasak.

Tidak dipungkiri memang mempersiapkan bahan-bahan sebelum memasak sangatlah melelahkan. Namun pandang hal ini seperti halnya rutinitas latihan setiap hari. Memang berat pada awalnya, namun setelah Anda mencoba melakukannya beberapa hari, Anda akan semakin terbiasa. Seperti halnya berolahraga rutin harian, awalnya Anda perlu repot-repot menentukan gym mana yang akan Anda kunjungi, latihan apa yang harus dilakukan, dan gerakan apa saja yang harus Anda pelajari. Namun begitulah proses. Six pack tidak datang dalam semalam.

  1. Mulai dari yang paling mudah

Seperti memulai kebiasaan baru, kuncinya adalah mulai dari hal-hal kecil. Jika saat ini Anda tidak bisa memasak sama sekali, mulailah dari memasak spaghetti. Jika Anda tidak memasak sama sekali, mulailah dengan memasak sekali seminggu. Seiring waktu, Anda akan merasa lebih nyaman, dan intensitas Anda memasak akan semakin sering. Dimulai dari satu kali seminggu, selanjutnya Anda akan bisa memasak dua kali seminggu. Progress yang lambat seperti ini tidak bisa Anda pandang sebelah mata. Lambat laun, Anda akan dapat melihat signifikannya hasil yang Anda buat.

  1. Mulailah dengan makanan yang Anda sukai

Salah satu motivator utama untuk memasak di rumah adalah makanan terfavorit Anda. Meskipun beberapa orang berpendapat bahwa makanan-makanan sehat adalah yang paling mudah oleh pemula karena tidak memerlukan teknik yang begitu rumit dan bumbu yang terlalu banyak, nyatanya, yang memiliki pengaruh terbesar untuk Anda yang sedang mencoba belajar memasak bukanlah makanan yang paling mudah dibuat.

Ketika Anda selesai memasak dan sudah melipat apron dengan rapi, hal paling utama yang ingin Anda lihat dan cicipi adalah makanan yang paling menggugah selera. Segala peluh dan kelelahan Anda selama proses memasak akan langsung terbayar kala melihat makanan favorit Anda terpampang di hadapan. Terlebih lagi, Anda membuatnya dengan tangan Anda sendiri.

Masalah rasa, jangan terlalu khawatir. Seiring bertambahnya pengalaman, Anda akan bisa mengenali lebih banyak jenis bahan makanan dan bumbu masakan yang dapat membuat masakan Anda lebih terasa lezat ke depannya. Ditambah lagi dengan terus mencoba, indra pengecap Anda akan semakin tajam dalam mengidentifikasi rasa, apakah suatu makanan kurang asin, asam, atau manis.

  1. Nyaman di “ruang kerja”

Salah satu faktor penunjang lainnya yang bisa membuat Anda untuk terus memasak adalah rasa nyaman ketika berada di dapur. Memasak bukan hanya masalah kemampuan, memasak juga merupakan masalah kenyamanan. Ketika Anda sudah merasa nyaman berada di dapur, Anda akan lebih mudah untuk memahami setiap langkah di resep yang akan Anda buat.

Untuk bisa merasa nyaman di dapur, Anda perlu mendesain dapur Anda dengan baik dan penuh pemikiran. Dapur yang baik harus memiliki ventilasi udara, tidak licin, dan tidak sempit agar setiap pergerakan Anda di dalam dapur dapat terfasilitasi dengan baik. Kini banyak desain dapur minimalis yang dapat Anda jadikan inspirasi untuk membangun dapur yang tidak hanya nyaman ketika Anda bekerja, tapi juga indah dipandang mata.

Nah, itulah beberapa tips mudah yang dapat bermanfaat untuk Anda yang sedang memulai memasak. Semoga membantu, ya!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*